9 Tips Persiapan Persalinan

|| || || 1 komentar
>
  1. Mental
    Bagi calon ibu baru mempersiapkan mental yang baik akan sangat membantu sekali dalam proses persalinan yang membutuhkan waktu yang cukup panjang dan juga melelahkan. Di samping itu mempersiapkan mental juga akan memberikan rasa rileks dan membuang semua rasa takut.
  2. Riset
    Bermodalkan pengetahuan yang benar akan sangat membantu Anda sekali karena Anda akan bisa memilah informasi mana yang benar dan mana yang tidak atau mitos. Mencari pengetahuan ini bisa Anda lakukan dengan cara bertanya langsung dengan dokter kandungan, mencari referensi di buku atau situs-situs kesehatan. Riset ini juga bermanfaat supaya Anda tidak kaget atau shock ketika dokter melakukan pemeriksaan di bagian dalam, mengecek pembukaan, melihat kondisi bayi, detak jantung ibu dan si janin,dll.
    Riset terhadap Rumah Sakit dan juga dokter kandungan atau bidan yang berkompeten yang selalu siap sedia juga sangat diperlukan. Pengecekan tentang fasilitas seperti spesialis bedah, dokter anak, dokter anastesi juga diperlukan karena sebagai pertimbangan jika kemungkinan terjadi komplikasi. Riset terhadap hal yang dianggap sepele juga diperlukan seperti jarak rumah ke Rumah Sakit, kemacetan ,sampai lahan parkiran yang ada di RS.
  3. Antenatal care (Pemeriksaan selama kehamilan)
    Persalinan merupakan proses yang akan berjalan secara alami, sehingga meskipun Anda belum berpengalaman Anda tidak akan merasa ketakutan terlebih jika Anda sering melakukan antenatal care dengan baik dan tepat.
    Manfaat antenatal care yang lain ialah Anda akan mendapatkan pendidikan atau edukasi tentang bagaimana proses persalinan yang benar. Contohnya Anda akan diberi pengetahuan tentang tanda-tanda persalinan seperti kontraksi atau pun ketuban pecah. Bila tanda-tanda itu muncul, harapannya Anda akan mengerti kapan Anda harus ke Rumah Sakit. Antenatal care juga memberikan pelajaran tentang diet ibu hamil, bahaya merokok, latihan pernapasan, sexual intercourse, bahaya alkohol, obat-obatan terlarang, dan lain-lain.
  4. Belajar pernapasan
    Breathing exercise merupakan pelajaran yang diajarkan pada kelas senam hamil. Pelajaran ini memberikan arahan tentang menahan rasa nyeri pada saat proses persalinan sehingga Anda tidak lepas control dan berteriak-teriak tidak jelas namun Anda bisa fokus saat melahirkan.
  5. Dukungan moral
    Dukungan moral ini sangat dibutuhkan ketika proses persalinan. Dukungan moral bisa dari sang suami, ibu, teman, saudara perempuan atau siapa saja yang penting ada yang menemani saat proses persalinan atau birthing partner. Dukungan moral dibutuhkan bukan hanya pada saat melahirkan saja tetapi juga di bulan-bulan awal bayi lahir. Karena setelah melahirkan merupakan saat-saat yang cukup merepotkan bagi seorang ibu, maka bagi seorang suami jangan menyerahkannya hanya kepada istri atau suster saja sebab suami juga wajib membantu istri.
  6. Perlengkapan bayi
    Perlengkapan ini  bisa Anda siapkan sebelum proses melahirkan. Misalnya popok, selimut, pakaian, botol susu, obat-obatan bayi, perlengkapan mandi, dll. Mempersiapkan perlengkapan ini bisa Anda tanyakan ke teman yang berpengalaman  atau pada bidan saat antenatal care.
  7. ASI
    ASI merupakan makanan yang paling baik bagi bayi di usia 0-2 tahun, akan tetapi banyak ibu-ibu yang masih kesulitan dalam mengeluarkan ASI. Solusi yang bisa diterapkan antara lain mencari tahu permasalahan apa yang membuat ASI susah keluar, apakah karena stress atau hal lain. Jika memang ASI tetap tidak keluar meski sudah melakukan berbagai cara, Anda tidak usah begitu bingung karena masih bisa diganti dengan susu formula meski  memang tidak sebagus ASI. Akan tetapi jika Anda tidak memberikannya dan mempunyai pikiran bahwa anak tidak akan berkembang dengan minum susu formula malah akan menambah Anda jadi stress.
     
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
/[ 1 komentar Untuk Artikel 9 Tips Persiapan Persalinan]\

Posting Komentar

Silahkan membaca postingan postingan lain dari Djarumnews ya..
Jangan Lupa Berkomentar