Ritual Sekte Seks Bebas di Lingkungan PNS Bandung

|| || || Leave a komentar
>
sebuah sekte seks bebas di lingkungan PNS Pemkot Bandung kini sedang merebak. Sebuah dokumen surat perintah untuk melakukan ritual seks bebas yang ditandatangani oleh Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bandung tertanggal 29 Mei 2013 pun menjadi barang buktinya. Gilang salah seorang pengikut sekte ini yang diperiksa polisi kemarin mengatakan bahwa pemimpin sekte tersebut adalah seorang pendeta bernama Andreas. Dan pengikut sekte tak hanya dari kalangan pegawai negeri sipil tapi juga dari kalangan artis dan mahasiswa

Surat berlogo Pemkot Bandung, dengan nomor 041/091-C-Kapusarda itu ditandatangani Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bandung, H. Muhammad Anwar, M.Si. Surat itu berisi perintah bagi karyawan dan karyawati, untuk melaksanakan tugas mengikuti ritual seks bebas di dalam misa hitam. Ritual dilakukan sesuai dengan jadwal dan lokasi yang telah ditentukan dalam kalender ritual 2013. Tentu saja, beredarnya surat perintah mengikuti ritual seks bebas di Kantor Pemerintahan Kota Bandung, Rabu (29/5) tersebut, membuat pegawai di lingkungan Pemerintahan Kota Bandung, Jawa Barat gempar.

Humas Pemkot Bandung  membenarkan ihwal beredarnya surat tersebut, namun keaslian dari surat tersebut diragukan. Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat, minta polisi segera mengusut beredarnya surat tersebut. Kini sudah ditangani pihak Kepolisian Resor Kota Besar Bandung.

surat perintah sekte seks bebas bandung

Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Bandung, Muhammad Anwar, yang memberikan laporan atau informasi kepada polisi tentang adanya surat edaran yang mengundang sejumlah PNS di Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Bandung, mengikuti ritual sekte itu. Anwar melapor ke polisi atas pencemaran nama baik dan fitnah terhadap dirinya karena nama dan tandatangannya yang diduga dipalsukan ada dalam surat undangan sekte itu. Atas laporan dan pencemaran nama baik itu, polisi juga masih menyelidiki kebenaran surat undangan.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung, Ajun Komirsaris Besar Polisi (AKBP) Truno Yudo menghimbau kepada warga untuk tidak terpancing dengan adanya isu sekte seks bebas. Warga juga diimbau untuk tetap menjaga kondisi Kota Bandung agar terus kondusif. Dijaman modern teknologi digital sekarang ini, segala bentuk surat bisa saja dipalsu karena sudah banyak software yang mendukung.

Selain Anwar yang diperiksa, polisi juga telah meminta keterangan Gilang yang mengaku sebagai salah seorang pengikut sekte seks bebas. Menurut Gilang, pemimpin sekte bernama Andreas. Andreas, menurut Gilang, adalah seorang pendeta. Para pengikut sekte ini, jelas Gilang, selain pegawai negeri sipil tak sedikit pula artis dan kalangan mahasiswa. Salah satu ritual sekte adalah melakukan seks bebas dan tukar-tukaran pasangan. Jika si perempuan hamil, janin akan digugurkan di rumah pendeta Andreas. Selain melakukan seks bebas, sekte juga melakukan pemujaan terhadap binatang-binatang. Seperti yang akan mereka lakukan Kamis (30/5) kemarin di sebuah hutan di kawasan Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Kita tunggu saja hasil investigasi polisi atas kebenaran Adanya Ritual Sekte Seks Bebas di Lingkungan Pemkot Bandung ini. Yang dalam surat perintah tersebut ada 10 nama PNS yang tercantum terdiri dari 5 laki-laki dan 5 wanita. Kemudian pendanaan kegiatan pun jelas disebutkan telah dianggarkan dalam Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) Keperpusda No DPA : 1.24. 01.01.03.52 tanggal 1 Januari 2013. Namun kita semua juga harus waspada karena masalah ini sensitif dengan isu SARA. Lihat saja yang mengeluarkan surat seorang Haji, dan pemimpin sekte seperti disebutkan saksi adalah seorang Pendeta. Bisa jadi ini isu SARA yang sengaja dihembuskan untuk memecah belah umat beragama

sumber
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
/[ 0 komentar Untuk Artikel Ritual Sekte Seks Bebas di Lingkungan PNS Bandung]\

Posting Komentar

Silahkan membaca postingan postingan lain dari Djarumnews ya..
Jangan Lupa Berkomentar