Akhir Perjalanan Arema Di AFC Cup

|| || || Leave a komentar
>
Kitchee FC hanya membutuhkan waktu tak lebih dari 10 menit untuk menyingkirkan wakil Indonesia Arema Cronus di babak 16 besar. Dua gol cepat di menit 4' dan 9' sudah cukup bagi Kitchee FC untuk melangkah ke babak delapan besar.
Skuad Arema yang gagal berbicara banyak di AFC Cup. (Foto: Ramadhan Adiputra/SINDO)
Dalam pertandingan di Mongkok Stadium, Rabu (14/5) malam, kemenangan tuan rumah ditentukan oleh Kyung-Jin dan Lam Ka Wai. Sengatan tuan rumah di awal laga hingga membuahkan dua gol dalam rentang waktu lika menit harus diakui sangat efektif.

Bagi Kitchee, kemenangan ini merupakan pembalasan setimpal setelah pada 2012 silam disingkirkan Arema IPL dengan skor sama persis. Untuk kedua kalinya dalam dua musim, tim yang belum terkalahkan di liga domestik ini lolos ke delapan besar AFC Cup.

Sedangkan bagi Arema, kekalahan 2-0 di Hongkong adalah kekalahan ketiga sejak mengikuti AFC Cup 2014. Sekaligus menjadi pertandingan pertama Singo Edan sepanjang 2014 tanpa mencetak satu gol pun ke gawang lawan. Bahkan ketika kalah pun biasanya Arema bisa bereaksi.

Secara umum Arema Cronus yang memakai kostum kuning bisa dikatakan gagal total. Pertahanan telat panas sehingga dijebol dua bola ketika pertandingan masih terlalu pagi. Lini depan juga tidak bisa mengonversi sejumlah peluang menjadi gol. Padahal secara permainan, tim tamu sudah mendekati standar.

Walau menelan dua gol, anak-anak Malang masih bisa memberikan perlawanan sepanjang laga. Peluang sempat diperoleh lewat tandukan Christian Gonzales, Beto Goncalves, serta Samsul Arif. Namun tuan rumah rupanya sudah siap dengan potensi ancaman Singo Edan.

Sangat jelas kekuatan Kitchee FC bukanlah tim yang dikalahkan Arema IPL dua musim silam. Mereka sekarang jauh berkembang dan sangat wajar dengan kualitas begitu mereka sangat mendominasi liga domestik Hongkong. Upaya untuk membalas kekalahan benar-benar diterjemahkan dengan baik di lapangan.

Kekalahan di Hongkong sebenarnya sudah bisa diprediksi melihat catatan Arema saat laga away AFC Cup. Dari tiga laga away di fase grup kontra Selangor FC, Maziya S&RC serta Hanoi T&T, Arema hanya sekali menang. Itu pun lawan Maziya yang kualitasnya jauh di bawah Arema.

Pelatih Arema Cronus Suharno tak menampik timnya mendapat lawan yang berat di Hongkong. Gagal fokus di menit awal menurutnya menjadi penyebab kebocoran ke gawang Kurnia Meiga. "Kami terlena di menit awal. Tim belum siap menerima tekanan," kata Suharno.

"Ketika sudah kemasukan dua gol, kami harus bekerja lebih keras dan sempat mendapat peluang. Sayang tak membuahkan hasil. Saya meminta maaf kepada Aremania karena perjalanan di AFC Cup musim ini harus terhenti," demikian pernyataan Suharno selepas laga.

Kegagalan lolos ke delapan besar agaknya teramat berat bagi Singo Edan yang musim ini memiliki kekuatan dan rekor meyakinkan. Padahal sebelumnya tim kebanggaan Aremania mematok target muluk, yakni lolos ke semifinal AFC Cup 2014.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
/[ 0 komentar Untuk Artikel Akhir Perjalanan Arema Di AFC Cup]\

Posting Komentar

Silahkan membaca postingan postingan lain dari Djarumnews ya..
Jangan Lupa Berkomentar